• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Pastikan Keamanan dan Kelayakan, Lapas Wahai Gelar Monev dan Sidak Wartelsuspas

    Kamis, 02 April 2026, April 02, 2026 WIB Last Updated 2026-04-02T05:12:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Wahai,PenaKita.Info-
    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai laksanakan monitoring dan evaluasi (monev), serta inspeksi mendadak (sidak) pada layanan Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas), Kamis (2/4). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan dan kualitas layanan publik tetap terjaga setelah lonjakan penggunaan selama libur panjang serta mengantisipasi penyalahgunaan sarana komunikasi oleh Warga Binaan usai libur Idulfitri 1447 H.


    Monev dan sidak ini meliputi pemeriksaan fisik perangkat telepon, pengecekan instalasi kabel untuk menghindari adanya sambungan ilegal, hingga peninjauan buku register pemanggilan. Petugas memastikan setiap komunikasi yang dilakukan Warga Binaan tetap terpantau dan sesuai Standar Operasional Prosedur yang berlaku.


    ‎Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap fasilitas komunikasi di Lapas. "Wartelsuspas adalah satu-satunya sarana komunikasi legal bagi Warga Binaan untuk melepas rindu dengan keluarga, terutama di momen Lebaran. Usai lonjakan penggunaan kemarin, kami wajib memastikan tidak ada penyimpangan fungsi dan seluruh perangkat dalam kondisi prima," tegasnya.


    ‎Selain aspek teknis, monitoring ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Lapas Wahai dalam mewujudkan zero handphone, pungutan liar, dan narkoba. Dengan optimalnya layanan Wartelsuspas yang diawasi ketat, diharapkan tidak ada lagi celah bagi Warga Binaan untuk berupaya memasukkan alat komunikasi ilegal ke blok hunian.


    ‎Hasil dari kegiatan ini menunjukkan seluruh fasilitas di Wartelsuspas Lapas Wahai dalam keadaan baik dan berfungsi normal. Tidak ditemukan adanya pelanggaran atau perangkat tambahan yang mencurigakan selama proses pemeriksaan berlangsung.


    ‎Menanggapi langkah tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas inisiatif cepat yang dilakukan Lapas Wahai. Menurutnya, langkah deteksi dini seperti ini sangat krusial untuk menjaga kondusivitas. 


    "Kami sangat mendukung langkah proaktif Lapas Wahai dalam memastikan sarana publik di Lapas tetap berjalan di jalur yang benar dan bebas dari potensi penyalahgunaan," tegas Ricky.


    ‎Kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif, ditutup dengan pengarahan kepada petugas operator agar tetap teliti melakukan pengawasan terhadap Warga Binaan yang menggunakan layanan komunikasi tersebut. 



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini