• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Lapas Piru Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan Melalui Pengajian Rutin

    Kamis, 30 April 2026, April 30, 2026 WIB Last Updated 2026-04-30T03:15:20Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Piru,PenaKita.Info-
    Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Nurul Hijrah Lapas Kelas IIB Piru pada Rabu (29/04), saat seluruh Warga Binaan muslim mengikuti kegiatan pengajian rutin yang menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian dan spiritual yang digagas oleh Seksi Registrasi, Bimbingan Kemasyarakatan (Regbimkemas).


    Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Regbimkemas) Lapas Piru, Wikrama Jaya, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam proses perubahan diri Warga Binaan.


    “Kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga merupakan langkah nyata Lapas Piru dalam meningkatkan keimanan, memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an, serta membangun karakter religius Warga Binaan. Berdasarkan hasil pendataan internal, masih terdapat sejumlah Warga Binaan yang belum lancar mengaji, sehingga program ini menjadi sarana pembinaan yang lebih menyentuh kebutuhan dasar spiritual mereka agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar Wikrama.


    Bagi para Warga Binaan, kegiatan ini membawa makna mendalam. Salah satu Warga Binaan berinisial D mengungkapkan rasa syukurnya karena melalui program ini dirinya mendapatkan kesempatan belajar agama secara lebih baik.


    “Saya merasa sangat bersyukur. Di sini saya bukan hanya menjalani masa pidana, tetapi juga belajar memperbaiki diri, terutama dalam hal agama. Saya yang sebelumnya belum lancar mengaji kini perlahan mulai belajar dan semakin termotivasi untuk menjadi lebih baik,” ungkapnya.


    Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menekankan bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal pembinaan administratif, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan perubahan mental spiritual Warga Binaan.


    “Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi juga wadah pembinaan. Kami berkomitmen menghadirkan program-program yang humanis, termasuk pembinaan spiritual seperti pengajian rutin ini, agar Warga Binaan memiliki kesempatan nyata untuk berubah, memperbaiki diri, dan kembali ke masyarakat dengan bekal moral yang lebih kuat,” tegas Hery.


    Melalui kegiatan pengajian rutin ini, Lapas Piru terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan secara menyeluruh, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membina harapan, keimanan, dan masa depan Warga Binaan menuju kehidupan yang lebih baik.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini