Langgur,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kembali memperketat pengawasan di dalam blok hunian guna memastikan stabilitas keamanan. Pada Rabu (29/04), jajaran petugas Lapas Tual menggelar penggeledahan mendadak yang menyasar kamar-kamar hunian Warga Binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas (Kalapas) Tual, Nurchalis Nur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen "Zero Halinar" (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba). "Tujuan utama kami adalah menciptakan lingkungan yang aman bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. Penggeledahan ini rutin kami lakukan untuk memastikan tidak ada celah bagi masuknya barang-barang yang dilarang oleh aturan," ujar Nurchalis.
Proses penyisiran dilakukan secara mendetail di setiap sudut ruangan. Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Tual, Keneth V. Huwae, menjelaskan bahwa meskipun penggeledahan dilakukan secara ketat, petugas tetap mengedepankan pendekatan yang persuasif. "Kami memeriksa setiap titik, mulai dari loker hingga sela-sela tempat tidur. Semua berjalan kondusif karena kami tetap menghargai hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung," jelasnya.
Dalam razia kali ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang dianggap berisiko tinggi memicu kerawanan. Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Kamtib), M. Rizal Aras, merinci hasil temuan tersebut.
“Dari hasil penggeledahan hari ini, kami menyita 2 buah silet, 1 wadah rokok kaleng, dan 1 kepingan pecahan kaca. Barang-barang ini sangat berbahaya karena bisa disalahgunakan sebagai senjata tajam rakitan atau alat yang membahayakan nyawa,” ungkap Rizal. Ia menambahkan bahwa seluruh temuan tersebut langsung didata dan akan segera dimusnahkan.
Melalui operasi ini, pihak Lapas Tual berharap dapat meminimalisir segala bentuk ancaman fisik maupun gangguan ketertiban, sekaligus mengingatkan warga binaan agar selalu patuh pada peraturan yang berlaku di dalam Lapas.
