Saparua,PenaKita.Info-Kanwil Ditjenpas Maluku, Aktivitas membaca di perpustakaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua terus menjadi bagian dari keseharian warga binaan. Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan kepribadian yang berfokus pada peningkatan literasi dan wawasan intelektual. Dengan suasana yang tenang dan koleksi buku yang beragam, perpustakaan menjadi ruang positif untuk mengisi hari-hari pembinaan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme, Rabu (29/04/2026).
Beragam jenis buku tersedia, mulai dari buku keagamaan, pengetahuan umum, keterampilan, hingga bacaan motivasi. Warga binaan tampak memilih beberapa bacaan yang diminati kemudian membacanya dengan serius dan penuh perhatian. Aktivitas ini mencerminkan pemanfaatan waktu yang lebih produktif serta mendorong peningkatan minat baca di lingkungan lapas. Kehadiran perpustakaan juga memberikan alternatif kegiatan yang edukatif dan membantu mengurangi kejenuhan selama menjalani masa pidana.
Kegiatan Warga binaan tersebut mendapat perhatian langsung dari Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot. Ia menegaskan bahwa kebiasaan membaca perlu terus didorong sebagai bagian dari pembinaan yang membangun pola pikir dan memperluas wawasan warga binaan.
“Perpustakaan ini kami hadirkan sebagai ruang belajar yang terbuka bagi seluruh warga binaan. Kami ingin menumbuhkan kebiasaan membaca agar mereka memiliki wawasan yang lebih luas, pola pikir yang lebih baik, serta kesiapan untuk kembali ke masyarakat dengan bekal yang positif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan melalui literasi diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran untuk terus belajar dan berkembang. Dengan demikian, warga binaan memiliki bekal pengetahuan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke tengah masyarakat serta mendukung proses reintegrasi sosial secara lebih optimal dan berkelanjutan.
