Ambon,Penakita.Info//Dalam momentum Hari Raya yang penuh makna, Lapas Perempuan Kelas III Ambon menghadirkan layanan video call gratis bagi warga binaan yang tidak dapat menerima kunjungan langsung dari keluarga akibat keterbatasan jarak, khususnya dari wilayah kabupaten/kota di Maluku.
Layanan ini menjadi solusi atas tantangan geografis yang dihadapi masyarakat kepulauan, sekaligus bentuk komitmen LPP Ambon dalam memastikan terpenuhinya hak warga binaan untuk tetap terhubung dengan keluarga pada momen penting keagamaan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon Hesta van Harling menegaskan bahwa layanan video call ini diberikan secara gratis sebagai wujud pelayanan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan.
"Kami memastikan layanan ini dapat diakses tanpa biaya. Hari raya adalah momen yang sangat berarti, dan kami ingin warga binaan tetap dapat merasakan kebersamaan dengan keluarga. Negara harus hadir, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan," tegasnya.
Pelaksanaan layanan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat pendampingan dari petugas. Suasana haru menyelimuti ruang layanan ketika warga binaan berkomunikasi dengan keluarga. Tangis bahagia, senyum, dan doa mengalir dalam setiap percakapan yang terhubung melalui layar.
Salah satu warga binaan berinisial AO mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya meskipun tidak dapat bertemu secara langsung.
"Beta sangat bersyukur, apalagi ini gratis. Beta bisa lihat keluarga di hari raya, dengar suara mereka, itu sudah cukup bikin hati tenang. Walaupun seng bisa peluk langsung, tapi rasa rindu terobati. Terima kasih LPP Ambon," ungkapnya dengan haru.
Layanan video call ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan kepribadian, yang memperkuat dukungan keluarga sebagai fondasi utama dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.
Melalui inovasi ini, LPP Ambon menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan warga binaan, khususnya dalam momentum hari besar keagamaan.
