Ambon,PenaKita.Info-Momentum Hari Raya Nyepi menjadi lebih bermakna bagi salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Ambon. Pada Kamis (19/03), satu orang Warga Binaan menerima Remisi Khusus Hari Raya Nyepi sebesar 1 (satu) bulan.
Penyerahan remisi dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Hesta Van Harling, dan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak warga binaan yang telah menunjukkan perubahan sikap dan perilaku selama menjalani masa pidana.
Remisi Khusus Hari Raya Nyepi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, serta aktif mengikuti berbagai program pembinaan di dalam lapas. Lebih dari sekadar pengurangan masa pidana, remisi dimaknai sebagai titik balik kehidupan, bahwa setiap proses pembinaan yang dijalani membawa perubahan yang positif.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan bahwa remisi memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pengurangan masa pidana.
"Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bukti bahwa negara mengakui setiap perubahan yang dilakukan warga binaan. Satu bulan mungkin terlihat kecil, namun bagi mereka ini adalah harapan yang besar. Inilah wujud bahwa negara tidak hanya menghukum, tetapi juga membuka jalan untuk berubah dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa pemberian remisi pada momen hari raya juga menjadi bagian dari upaya pembinaan yang humanis di dalam lembaga pemasyarakatan.
"Hari Raya Nyepi menjadi momentum refleksi diri, termasuk bagi warga binaan kami. Pemberian remisi ini bukan hanya sekadar pengurangan masa pidana, tetapi menjadi bentuk apresiasi atas perubahan sikap dan komitmen mereka dalam mengikuti pembinaan. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik," ungkap Hesta
