Saumlaki,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki melakukan kunjungan dengan Kementrian Agama (Kemenag) KKT untuk menjalin silahturahmi sekaligus membangun kerja sama, Kamis (26/2).
Kegiatan yang dilakukan Kepala Lapas Saumlaki berserta jajaran pejabat struktural bersama dengan Kemenag KKT dengan tujuan memperkuat program pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan mental dan spiritual sebagai bagian dari proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
Kegiatan yang dilakukan tersebut, Kepala Lapas Saumlaki bersama Kepala Kantor Kemenag KKT membahas beberapa agenda kerja sama yang menjadi langkah penting dalam membentuk karakter warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo menyampaikan bahwa membangun sinergi antara Lapas dan Kemenag sangatlah penting bagi program pembinaan di Lapas. “Kami sangat membutuhkan dukungan dari Kementrian Agama, khususnya dalam penyediaan tenaga penyuluh agama, program pembelajaran keagamaan, serta kegiatan keagamaan rutin di dalam Lapas,” ujarnya.
Dalam pembahasannya antara lain, memperpanjang kontrak kerja sama antara Lapas dan Kemenag untuk memberikan pembinaan bagi warga binaan, pihak Lapas meminta bantuan Kemenag untuk momen bulan suci ramdhan bagi warga binaan, serta membahas sertifikat halal bagi dapur Lapas.
Sementara itu, pihak Kementerian Agama menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan di Lapas melalui kerja sama yang berkelanjutan. “Kami sangat mendukung program pembinaan di Lapas, karena dengan pembinaan yang kami lakukan di Lapas itu akan menjadi tolak ukur bagi kami Kemenag, apakah melalui kami dapat mengurangi angka tingginya tindak pelanggaran yang terjadi,” jelasnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan oleh Lapas Saumlaki. Ia memnyapaikan bahwa hal ini merupakan langkah untuk membentuk pribadi Warga Binaan. “Langkah proaktif Lapas Saumlaki dalam menggandeng Kemenag KKT adalah wujud nyata dari implementasi tiga kunci Pemasyarakatan Maju. Sinergi ini memastikan bahwa hak warga binaan untuk mendapatkan pembinaan kerohanian yang berkualitas tetap terpenuhi. Saya sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena pembinaan spiritual adalah fondasi utama dalam proses reintegrasi sosial mereka ke masyarakat nantinya."
Melalui pertemuan ini, Lapas Saumlaki menegaskan komitmennya dalam menghadirkan Pemasyarakatan yang humanis dan berdampak. Program ini diharapkan membentuk pribadi Warga Binaan yang lebih religius, berakhlak, dan siap kembali secara produktif di tengah masyarakat.
