Saumlaki,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saumlaki melakukan panen sayur yang semakin diminati masyarakat karena kualitasnya segar dan higenis, Sabtu (31/1).
Kegiatan pertanian ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang dikelola secara berkelanjutan. Melalui program tersebut, warga binaan dibekali keterampilan bercocok tanam mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga proses panen.
Produk pertanian dalam kegiatan ini, sayur kangkung dinilai berkualitas dan memiliki nilai jual yang kompetitif. Dengan adanya antusiame masyarakat terhadap hasil panen sayur kangkung dari Lapas Saumlaki menjadi bukti keberhasilan pembinaan Warga Binaan di bidang tersebut.
Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan produktivitas warga binaan. "Fokus kegiatan ini bukan hanya pada hasil panen, melainkan pada proses belajar warga binaan. Kami ingin warga binaan dapat memahami betul tahapan bertani agar menjadi bekal setelah bebas," ujarnya.
Salah satu masyarakat, Maikel Manutmase, merasa puas dengan hasil panen di Lapas Saumlaki. "Hasil panen di Lapas Saumlaki selain murah kualitasnya juga bagus dan segar. Kalau bisa, saya mau ambil sayur dari Lapas Saumlaki untuk dipasarkan," ungkapnya.
