Lampung Selatan, Penakita.info —
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan merealisasikan peningkatan infrastruktur jalan sepanjang 272 kilometer dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Peningkatan tersebut mencakup jalan kabupaten dan desa beserta bangunan pelengkap seperti jembatan, gorong-gorong, dan drainase.
Realisasi itu merupakan bagian dari program prioritas pembangunan infrastruktur yang dijanjikan pada awal masa jabatan.
Sepanjang tahun 2025, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Lampung Selatan menggelontorkan anggaran sebesar Rp257 miliar 954 juta untuk rekonstruksi jalan, jembatan, dan sistem drainase.
Pada Jumat, 27 Februari 2026, Bupati Radityo Egi Pratama kembali meresmikan dua ruas jalan hasil rekonstruksi, masing-masing di Kecamatan Katibung dan Kecamatan Sidomulyo. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti yang disaksikan masyarakat setempat serta jajaran pejabat daerah.
Di Kecamatan Katibung, rekonstruksi dilakukan pada ruas Jalan Umbul Bayur (R126) hingga Jalan Tanjungan (R136) di Desa Neglasari sepanjang dua kilometer. Sementara di Kecamatan Sidomulyo, peningkatan dilakukan pada ruas Jalan Budi Daya–Kota Dalam (R092) di Desa Budi Daya sepanjang 1.350 meter.
Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama mengajak masyarakat untuk ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga memastikan pembangunan jalan akan terus dilanjutkan hingga akhir masa jabatannya untuk mendorong peningkatan jalan mantap di Lampung Selatan.
>"Kwalitas infrastruktur jalan mantap dalam realisasi anggaran tahun 2025 meningkat dari 54 persen menjadi 62 persen. Yang pasti akan kegiatan pembangunan peningkatan kwalitas jalan, akan terus tingkatkan 2026, 2027 sampai akhir jabatan", ucap Bupati Egi di lokasi peresmian.
Warga menyambut positif peresmian tersebut. Salah satu warga bernama Yayat, mengaku bersyukur karena akses jalan yang selama puluhan tahun rusak, kini sudah layak dilalui. ia berharap kedepannya kepemimpinan Bupati Egi mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, melalui program-program pembangunan.
Berdasarkan data pemerintah daerah, dalam satu tahun terakhir persentase jalan mantap di Lampung Selatan meningkat sekitar 6 hingga 7 persen.
Pembangunan infrastruktur ini tidak hanya difungsikan sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga untuk menunjang program agroeduwisata yang mengintegrasikan sektor pertanian, pendidikan, dan rekreasi.
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan infrastruktur jalan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung Selatan maju, Bismillah Bisa.(AKO)
