Lampung Selatan, Penyakitan.info —
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Kalianda, Minggu (22/2/2026), di Desa Sukatani, Kecamatan Kalianda.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ricko Menoza, Anggota DPR RI fraksi partai Golkar, Anggota DPRD kabupaten Lampung Fraksi Partai Golkar, beserta jajaran pengurus partai. Serta para tamu undangan lainnya.
Muscam tersebut secara resmi dibuka oleh Agus Sutanto Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda Muscam memiliki tujuan tunggal, yakni memilih Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kalianda sebagai bagian dari konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029.
Agus Sutanto juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pengurus kabupaten, pimpinan kecamatan dari sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Penengahan, hingga Sragi, serta para pimpinan desa se-Kecamatan Kalianda yang berjumlah 29 desa.
“Musyawarah kecamatan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah konsolidasi organisasi untuk menentukan arah dan kekuatan Partai Golkar ke depan. Agenda kita tunggal, yaitu memilih ketua kecamatan. Setelah itu, penyusunan kepengurusan diserahkan kepada ketua terpilih bersama formatur,” tegas Agus Sutanto.
Ketua menargetkan kemenangan dua kursi DPRD di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Kalianda dan Rajabasa pada Pemilu 2029 mendatang.
Menurutnya, target tersebut bukan hal mustahil jika konsolidasi organisasi dijalankan secara serius dan menyeluruh.
“Ibu kota Kabupaten Lampung Selatan ada di Kalianda. Jangan sampai kita berbicara menang dua kursi jika struktur partai di tingkat kecamatan dan desa tidak lengkap dan tidak solid. Kemenangan dimulai dari konsolidasi hari ini,” paparnya.
Ia menekankan pentingnya pembenahan struktur organisasi hingga tingkat desa. Sutanto meminta agar kepengurusan tidak hanya sekadar nama, tetapi benar-benar diisi kader yang aktif, bertanggung jawab, dan siap bekerja untuk partai.
“Jangan hanya ada ketua desa, tetapi struktur tidak berjalan. Jangan diisi hanya keluarga sendiri tanpa kerja nyata. Kalau ingin menang, kita harus punya pasukan yang siap bertempur,” tegasnya.
Lebih lanjut Agus Sutanto juga mengingatkan seluruh kader agar tidak ragu menunjukkan identitas sebagai kader Golkar. Ia menyebut Partai Golkar sebagai partai besar yang telah berkontribusi nyata bagi bangsa, termasuk dalam pembangunan nasional.
“Jangan malu pakai baju kuning. Golkar adalah partai karya dan siaga. Berkarya berarti bekerja nyata untuk masyarakat. Siaga berarti siap kapan pun dibutuhkan,” jelasnya.
Menurutnya, kemenangan partai tidak bisa diraih dengan cara instan, melainkan melalui kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, serta penguatan ideologi dan doktrin partai.
“Kalau ingin menang, tanamkan jiwa patriotisme. Turun ke masyarakat, bantu desa, hadir dalam kegiatan warga. Jangan hanya duduk diam,” tambahnya.
Sutanto menjelaskan, Muscam Kalianda merupakan kecamatan keenam yang telah melaksanakan musyawarah dari total 17 kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Ia memastikan konsolidasi akan terus berlanjut hingga seluruh kecamatan menyelesaikan Muscam.
Di akhir kegiatan, Agus Sutanto secara resmi membuka Muscam Partai Golkar Kecamatan Kalianda dengan mengucapkan basmalah, seraya berharap Muscam menghasilkan kepengurusan yang amanah dan mampu membawa Golkar semakin besar di Kalianda dan Rajabasa.
