Bandanaira,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira turut memeriahkan rangkaian kegiatan Jalan sehat dan senam bersama yang mengusung tema "Kekayaan Intelektual dan Olahraga Siap Berinovasi" dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia, Sabtu (25/4).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum Maluku ini diikuti oleh Forkopimcam, berbagai instansi, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antarinstansi dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat dengan rute start dan finish di Istana Mini, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize dan foto bersama.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir. Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi Kanwil Kementerian Hukum Maluku atas kepercayaan yang diberikan dengan memilih Banda sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan nasional dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang digelar serentak di 33 provinsi di Indonesia.
Bupati menegaskan bahwa penunjukan Banda bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut dinilai memiliki kekayaan nilai sejarah serta jejak intelektual yang kuat, selain keindahan alamnya yang telah dikenal luas.
"Merupakan suatu kehormatan bagi kami bahwa Banda dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia," ujarnya.
Bupati menambahkan, Banda menyimpan potensi besar yang selaras dengan semangat peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia, baik dari sisi sejarah, budaya, maupun warisan intelektual yang telah berkembang sejak masa lampau.
"Banda memiliki kekayaan sejarah, jejak intelektual, serta pesona alam yang sangat relevan dengan semangat peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil (Kakanwil) Kementerian Hukum Maluku, Saiful Sahri menyampaikan apresiasi kepada Bupati Maluku Tengah yang tetap meluangkan waktu di tengah padatnya agenda bersama tim dari Kementerian PUPR yang sedang melakukan peninjauan standar kebutuhan dasar di wilayah Banda.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan dukungan penuh dari Bapak Bupati. Ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam mendukung pembangunan, termasuk di bidang kekayaan intelektual," ujarnya.
Kakanwil juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, termasuk pimpinan Universitas Banda Naira dan Pelaksana Harian Kepala Lapas Bandanaira.
"Kolaborasi ini sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual," tambahnya.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, turut memberikan tanggapan positif atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa partisipasi Lapas dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarinstansi sekaligus upaya membangun semangat kebersamaan.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarinstansi dan masyarakat," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Lapas Bandanaira berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam setiap kegiatan positif di wilayah Banda, termasuk dalam mendukung program-program pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kekayaan intelektual.
