Langgur,PenaKita.Info-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Nurchalis Nur melakukan peninjauan langsung ke area perkebunan sayur yang dikelola oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (3/3/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan stok kebutuhan dapur serta mengoptimalkan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Dalam kunjungannya, Kalapas melihat langsung kondisi tanaman mulai dari sawi, kangkung, yang tumbuh subur di area lahan Lapas. Kegiatan ini bukan sekadar pengecekan rutin, melainkan upaya memastikan bahwa kualitas bahan makanan untuk warga binaan tetap terjaga dan segar.
"Kami ingin memastikan bahwa apa yang dikonsumsi oleh warga binaan adalah bahan yang sehat dan berkualitas. Pemanfaatan lahan tidur menjadi kebun produktif ini adalah solusinya," ujar Nurchalis di sela-sela kegiatannya.
Program kebun sayur ini memiliki dua fungsi utama bagi Lapas Tual: Mengurangi ketergantungan pada pasar luar untuk kebutuhan sayur-mayur di dapur lapas, Memberikan keterampilan bertani kepada warga binaan sebagai bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat nanti.
Hasil panen dari kebun ini nantinya akan langsung didistribusikan ke bagian dapur untuk diolah menjadi menu makanan harian. Kalapas menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala, baik dari sisi proses penanaman hingga proses penyajian makanan di piring warga binaan.
Dengan optimalnya hasil kebun ini, Lapas Tual optimis dapat memenuhi kebutuhan gizi warga binaan secara mandiri sekaligus menciptakan lingkungan Lapas yang lebih hijau dan produktif.
