• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Lewat Program Tata Boga, Warga Binaan Lapas Piru Produksi 85 Kue Lumpur

    Sabtu, 07 Maret 2026, Maret 07, 2026 WIB Last Updated 2026-03-07T06:13:23Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Piru,PenaKita.Info-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru terus mendorong pemberdayaan Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan produksi kue lumpur yang dilaksanakan di Dapur Giatja Lapas Piru pada Sabtu (07/03). Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan tata boga berhasil memproduksi sebanyak 85 kue lumpur berwarna hijau dan kuning, yang kemudian dipasarkan melalui Koperasi Pemasyarakatan Lapas Piru (Kopasindo) sebagai bagian dari upaya pembinaan keterampilan sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

    Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Piru, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa program pembinaan di bidang tata boga merupakan salah satu bentuk upaya Lapas dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.
    “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang tata boga. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk memulai usaha secara mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

    Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, berinisial D, mengaku senang dapat mengikuti program pembinaan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri.
    “Saya merasa bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Selain menambah keterampilan, kami juga merasa lebih produktif selama menjalani masa pembinaan. Semoga nanti ilmu yang kami dapatkan bisa menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa Lapas Piru terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan.
    “Program pembinaan kemandirian seperti ini merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Kami berharap melalui kegiatan keterampilan seperti tata boga, Warga Binaan dapat memiliki bekal yang cukup untuk kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih produktif,” jelasnya.

    Melalui kegiatan tersebut, Lapas Piru berharap program pemberdayaan Warga Binaan dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta kesiapan mereka untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini