Piru,PenaKita.Info//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru bekerja sama dengan Puskesmas Piru gelar pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian makanan tambahan (extrafooding) bagi lansia di Posyandu Melati, Dusun Mata Empat, Desa Eti, Selasa (10/3). Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang lansia yang antusias manfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
Dalam kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan sejumlah layanan kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, serta konsultasi kesehatan. Selain itu, para peserta juga menerima extrafooding berupa susu tinggi kalsium, biskuit, roti dan puding, dimana roti dan puding merupakan hasil produksi Warga Binaan Lapas Piru sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Lapas Piru terhadap masyarakat sekitar sekaligus implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait layanan pemeriksaan kesehatan gratis di sekitar UPT Pemasyarakatan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para lansia. Melalui sinergi dengan Puskesmas Piru dan Posyandu Melati Desa Eti, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung sekaligus mempererat hubungan antara Lapas dengan masyarakat,” ujar Hery.
Perwakilan Puskesmas Piru, Jospina Salenussa, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Lapas Piru dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting bagi para lansia untuk memantau kondisi kesehatan mereka. Kami menyambut baik kerja sama ini karena dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya lansia, untuk lebih peduli terhadap kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Posyandu Melati Desa Eti, Pdt. Desy Patty, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Lapas Piru dan Puskesmas Piru.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada para lansia di Desa Eti. Kegiatan ini sangat membantu karena para lansia dapat memeriksa kesehatan sekaligus mendapatkan edukasi terkait kondisi kesehatan mereka,” tuturnya.
Kepala Subseksi Keperawatan Lapas Piru, Williams Lelapary, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis dengan pendekatan yang ramah dan komunikatif kepada para lansia.
“Tim medis melakukan pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah serta memberikan konsultasi kesehatan agar para lansia dapat memahami kondisi kesehatannya dengan baik,” jelas Williams.
Hal senada disampaikan perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, yang menyebutkan bahwa secara umum kondisi kesehatan para lansia yang mengikuti kegiatan tersebut berada dalam keadaan baik.
“Sebagian besar lansia berada dalam kondisi kesehatan yang cukup baik, namun tetap kami berikan saran serta edukasi agar mereka dapat menjaga pola makan dan gaya hidup sehat,” ujarnya.
Kader Posyandu Melati, Ulis Kainama, juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini. Menurutnya, sinergi yang terjalin memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para lansia.
“Kehadiran Lapas Piru dan Puskesmas Piru memberikan semangat bagi para lansia untuk lebih memperhatikan kesehatan mereka,” kata Ulis.
Salah satu lansia peserta kegiatan, Frince Latue, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.
“Beta sangat senang karena bisa periksa kesehatan tanpa harus jauh ke puskesmas. Terima kasih untuk semua yang sudah peduli dengan kesehatan kami para lansia,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Piru berharap sinergi dengan berbagai pihak dapat terus terjalin guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan di lingkungan sekitar.
