• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    UMKM Barber Saparua Layani Turis Mancanegara, Wisatawan Denmark Singgah

    Kamis, 26 Februari 2026, Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T01:49:37Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Saparua,PenaKita.Info-
    Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan melalui Unit UMKM Barber Lapas Saparua. Barber yang dikelola warga binaan tersebut selama ini melayani masyarakat sekitar maupun pengunjung yang datang ke Saparua untuk memangkas rambut. Layanan ini terbuka bagi umum sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Saparua. Pada kesempatan tersebut, barber menerima kunjungan wisatawan mancanegara asal Denmark, Thomas bersama istrinya, yang tengah berkunjung ke Saparua dan menyempatkan diri menggunakan layanan pangkas rambut di Barber Lapas Saparua, Rabu (25/02/2026).


    Program ini pada dasarnya merupakan bentuk pemberian kesempatan bagi warga binaan untuk menyalurkan keterampilan yang dimiliki, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Melalui layanan barber tersebut, warga binaan dapat mengembangkan kemampuan yang sudah mereka kuasai secara berkelanjutan serta menghadirkan pelayanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Saparua.



    Thomas tampak puas setelah menerima pelayanan pangkas rambut dari warga binaan tamping barber. Selama proses berlangsung, pelayanan diberikan dengan tertib serta mengikuti ketentuan dan tata kerja yang berlaku di Barber Lapas Saparua. Setelah selesai, Thomas menyempatkan diri berfoto bersama warga binaan tamping barber sebagai bagian dari momen kunjungannya di Barber Lapas Saparua.


    Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa keberadaan UMKM Barber merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada keterampilan kerja nyata. “Kami terus mendorong warga binaan untuk mengasah kemampuan dan memberikan pelayanan terbaik. Kehadiran wisatawan mancanegara menjadi motivasi tersendiri bahwa hasil pembinaan ini mampu diterima secara luas,” ungkapnya.


    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi warga binaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kepercayaan diri serta bekal keterampilan setelah kembali ke masyarakat. 


    Salah satu warga binaan tamping barber, R.P., menyampaikan bahwa pelayanan yang diberikan dilakukan secara profesional dan terbuka bagi seluruh masyarakat. “Kami berupaya memberikan pelayanan yang rapi dan maksimal kepada siapa pun yang datang, baik masyarakat sekitar maupun wisatawan,” ujarnya.


    Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Saparua berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif, kreatif, dan berdampak nyata.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini