Bandanaira,PenaKita.Info-Dalam rangka memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum berbagi dan mempererat silaturahmi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Dr. Mohammad Hatta, tepatnya di depan kantor Lapas, Rabu (25/4).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, bersama pegawai, peserta magang, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Bandanaira, yang turun menyapa para pengendara di sekitar lokasi. 250 paket takjil dibagikan secara gratis kepada warga yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Suasana penuh kehangatan terlihat saat jajaran Lapas Bandanaira berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain membagikan takjil untuk berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Lapas dan masyarakat.
Abdul Samad Rumuar dalam keterangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen jajarannya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di bulan yang penuh berkah.
"Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk berbagi dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan dapat membawa manfaat dan semakin memperkuat hubungan baik antara Lapas dan warga," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya untuk mengimplementasikan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus menggelorakan Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat. Bukan sekadar slogan, tetapi komitmen dan arah kebijakan dalam mewujudkan Sistem Pemasyarakatan yang lebih inklusif, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan ratusan paket takjil yang disediakan habis dalam waktu hanya beberapa menit. Masyarakat sekitar menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur dan kegembiraan.
Melalui kegiatan berbagi takjil ini, Lapas Bandanaira berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan.
