• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Mesra di Bulan Suci Ramadan, Petugas dan Warga Binaan Lapas Wahai Tadarus Bersama

    Rabu, 25 Februari 2026, Februari 25, 2026 WIB Last Updated 2026-02-25T10:13:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Wahai,PenaKita.Info-
    Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak di Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai saat Warga Binaan dan petugas duduk berdampingan membaca Al-Qur’an dalam pembinaan kerohanian Ramadan, Rabu (25/2). Tanpa sekat, mereka bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan khusyuk. Interaksi yang terjalin tidak hanya sebatas hubungan pembinaan formal, tetapi juga sebagai saudara dalam iman yang saling mendukung dan menguatkan.


    Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan Tadarus bersama merupakan rutinitas yang dilaksanakan setiap hari selama Ramadan. Menurutnya, pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperkuat nilai spiritual Warga Binaan.


    “Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk mempererat kebersamaan antara petugas dan Warga Binaan melalui ibadah bersama. Kami ingin menciptakan suasana yang humanis, penuh kekeluargaan, sekaligus membimbing mereka agar mampu memahami dan membaca kitab suci dengan baik dan benar,” ujar Tersih.


    Sementara itu, staf pembinaan, Rahmatsyah Latif Ode menjelaskan, Tadarus dilakukan secara bergiliran dengan pendampingan langsung dari petugas. “Kami mendampingi Warga Binaan dengan duduk melingkar, membaca Al-Qur’an secara bergantian, lalu bersama-sama memperbaiki tajwid dan pelafalan. Bagi yang belum lancar, kami berikan arahan dan bimbingan secara sabar agar mereka makin percaya diri dalam membaca,” jelasnya.


    Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca kitab suci, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan emosional antara petugas dan Warga Binaan. Suasana yang tercipta terasa lebih akrab, hangat, dan penuh semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.


    Salah satu Warga Binaan berinisial LU mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat mengikuti pembinaan tersebut. Ia merasa lebih termotivasi belajar karena didampingi langsung oleh petugas.


    “Kami merasa diperhatikan dan dibimbing dengan baik. Ramadan kali ini terasa lebih bermakna karena kami bisa belajar Al-Qur’an bersama,” ungkap LU.


    Dengan adanya rutinitas pembinaan kerohanian setiap hari selama Ramadan ini, diharapkan Warga Binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini